Saudaraku... Hari ini saya ingin mempertanyakan kepada semua manusia di Muka Bumi ini... Siapakah yang sebenarnya mencintai Perdamaian...??? Dan Siapakah yang sebenarnya menjunjung tinggi Perdamaian...???
Hal ini apabila kita bertanya kepada diri kita... Sudah pasti jawabannya, yang mencintai Perdamaian adalah diri kita... Berarti semua Manusia yang ada di permukaan Bumi ini mencintai Perdamaian. Tapi... Mengapa Perselisihan dan Peperangan terus terjadi...??? Dan dapat kita lihat kejadian demi kejadian di belahan Bumi Islam... Afganistan... Iraq... Palestina... dan Jazirah Islam lainnya... Inti dari Pertanyaan adalah... Mengapa Terjadi Peperangan, sementara semua Manusia Mencintai Perdamaian...???
Jawabannya adalah... Karena Mereka Serakah... Hati mereka dibutakan oleh keserakahan... Keserakahan dan ketidak puasan lah yang menyebabkan mereka menindas... menghancurkan dan menzhalimi sesama manusia yang sebenarnya sama-sama mencintai Perdamaian tersebut... Keserakahan tersebut adalah gerbang untuk mendapatkan Murka dan Azab dari ALLOH kelak... entah di Dunia ini ataukah di Akhirat Kelak... Namun satu hal yang pasti... Azab itu akan diturunkan untuk mereka...
Kemudian... Siapakah sebenarnya Tokoh atau Golongan yang menjunjung Tinggi Perdamaian...???
Apakah jawabannya PBB dengan Laskarnya, atau Polisi Dunia...??? Kita lihat saja realita nya... Apa yang dapat mereka perbuat tatkala ummat Muslim berteriak di Iraq, Afghanistan, Palestina, Thailand, dan wilayah lainnya..??? TIDAK ADA solusi yang dapat mereka keluarkan...
Akan tetapi.. Ingatkah Saudaraku... Ketika Islam ditegakkan... tidak ada penindasan, tidak ada peperangan, tidak ada penghancuran...
Islam baru memulai perang setelah Hijrahnya Rasulullah SAW ke Madinah, dan itupun atas perintah ALLOH SWT untuk membela diri dari setiap kejahatan dan kekejaman Bangsa Kafir Quraisy... Pasca kenabian, dan dilanjutkan dengan kekhalifahan, Dakwah Islam terus berkembang hingga ke seantero jagat, tapi apakah perang satu-satunya jalan yang ditempuh..??? BUKAN!!!
Perang hanyalah pembelaan atas kebencian musuh-musuh Islam, karena... ketika Islam telah memasuki dan menduduki wilayah jajahan... tidak ada yang namanya warga atau masyarakat jajahan, semuanya aman dan damai dalam naungan hukum Islam... Bahkan tatkala perang terjadi... Wanita... Anak-anak... orang yang sudah Tua... TIDAK BOLEH DIBUNUH atau DISAKITI... Tempat peribadatan dan sosial lainnya TIDAK BOLEH DIHANCURKAN... Bahkan... Musuh sekalipun apabila menyerah dan tidak memegang senjata... TIDAK BOLEH DIBUNUH!!!
Ingatkah Saudaraku ketika Solahuddin Al-Ayubi memasuki dan menduduki Kota Palestina yang terjajah... Tidak ada darah mengalir dan tidak ada penghancuran kota, tidak seperti halnya datangnya Bangsa yang tidak memiliki Negara (*ISRAEL*) datang dibonceng Inggris untuk menempati Palestina... Sedikit demi sedikit tanah Palestina dikuasai dan diberangus untuk dibuatkan pemukiman kaum Yahudi...
Jelas Sudah... ISLAM lah yang menjunjung tinggi Perdamaian...
"Allohummanshurnal Mujahidiina Fii Filistiin-Amin Allohumma Amin"
Jawabannya adalah... Karena Mereka Serakah... Hati mereka dibutakan oleh keserakahan... Keserakahan dan ketidak puasan lah yang menyebabkan mereka menindas... menghancurkan dan menzhalimi sesama manusia yang sebenarnya sama-sama mencintai Perdamaian tersebut... Keserakahan tersebut adalah gerbang untuk mendapatkan Murka dan Azab dari ALLOH kelak... entah di Dunia ini ataukah di Akhirat Kelak... Namun satu hal yang pasti... Azab itu akan diturunkan untuk mereka...
Kemudian... Siapakah sebenarnya Tokoh atau Golongan yang menjunjung Tinggi Perdamaian...???
Apakah jawabannya PBB dengan Laskarnya, atau Polisi Dunia...??? Kita lihat saja realita nya... Apa yang dapat mereka perbuat tatkala ummat Muslim berteriak di Iraq, Afghanistan, Palestina, Thailand, dan wilayah lainnya..??? TIDAK ADA solusi yang dapat mereka keluarkan...
Akan tetapi.. Ingatkah Saudaraku... Ketika Islam ditegakkan... tidak ada penindasan, tidak ada peperangan, tidak ada penghancuran...
Islam baru memulai perang setelah Hijrahnya Rasulullah SAW ke Madinah, dan itupun atas perintah ALLOH SWT untuk membela diri dari setiap kejahatan dan kekejaman Bangsa Kafir Quraisy... Pasca kenabian, dan dilanjutkan dengan kekhalifahan, Dakwah Islam terus berkembang hingga ke seantero jagat, tapi apakah perang satu-satunya jalan yang ditempuh..??? BUKAN!!!
Perang hanyalah pembelaan atas kebencian musuh-musuh Islam, karena... ketika Islam telah memasuki dan menduduki wilayah jajahan... tidak ada yang namanya warga atau masyarakat jajahan, semuanya aman dan damai dalam naungan hukum Islam... Bahkan tatkala perang terjadi... Wanita... Anak-anak... orang yang sudah Tua... TIDAK BOLEH DIBUNUH atau DISAKITI... Tempat peribadatan dan sosial lainnya TIDAK BOLEH DIHANCURKAN... Bahkan... Musuh sekalipun apabila menyerah dan tidak memegang senjata... TIDAK BOLEH DIBUNUH!!!
Ingatkah Saudaraku ketika Solahuddin Al-Ayubi memasuki dan menduduki Kota Palestina yang terjajah... Tidak ada darah mengalir dan tidak ada penghancuran kota, tidak seperti halnya datangnya Bangsa yang tidak memiliki Negara (*ISRAEL*) datang dibonceng Inggris untuk menempati Palestina... Sedikit demi sedikit tanah Palestina dikuasai dan diberangus untuk dibuatkan pemukiman kaum Yahudi...
Jelas Sudah... ISLAM lah yang menjunjung tinggi Perdamaian...
"Allohummanshurnal Mujahidiina Fii Filistiin-Amin Allohumma Amin"